Cuek... Isi Komputer Tidak Ada yang Penting
Isinya hanya
file MP3 dan AVI—itu pun
hasil download—tak pentinglah. Eh ingat,
komputer bukan
cuma tempat MP3, AVI,
atau file lain.
Anda juga berinternet
dengan
komputer itu,
bukan? Anda punya profil
di Facebook atau data
pribadi yang tersimpan
dalam browser.
Anda bisa
saja menganggap data
pribadi yang isinya
hanya nama lengkap, tanggal
lahir,
alamat rumah,
nomor telepon, dan lainnya
tidak penting. Tapi,
apa yang tidak
penting
buat Anda,
bisa jadi penting buat
penjahat. Misalnya nih,
orang yang punya
malware
sudah tahu
alamat e-mail
dan tanggal lahir Anda.
Ia bisa saja mencoba
login ke akun
Facebook Anda.
Dia berharap Anda
pakai tanggal lahir sebagai
password dan
eh, benar!
Ketika itu
terjadi, apa Anda
masih menganggap data
pribadi begitu tidak
penting
sehingga boleh
diumbar ke orang?
Anggaplah isi komputer Anda
memang tidak penting.
Tapi ingat, penjahat tetap
bisa
menggunakan komputer
Anda untuk menyerang
komputer orang lain.
Anda boleh cuek
karena toh yang
diserang orang lain.
Oh jangan begitu. Anda
juga rugi. Kenapa
rugi? Baca
mitos
terakhir yah.
Penjahat Cuma Serang Borjuis
Ah, penjahat
mah hanya
menyerang orang kaya.
Orang sekolahan seperti
saya belum
punya uang
banyak, tak mungkin
diserang. Kalau data
saya tercuri juga,
saya tak punya
apa-apa.
Eits, ini
pemikiran salah juga.
Semua orang bisa
diserang. Penjahat itu
kebanyakan tidak
menyerang untuk
langsung mencari uang.
Uang itu memang
tujuan, tapi didapatnya
bukan dengan
cara membobol rekening.
Itu risikonya sangat
besar. Mereka biasanya
mencari database
informasi dan menjual
database informasi itu.
Harganya tergantung
kelengkapan database.
Misalnya, database yang
mengandung nomor kartu
kredit lebih
mahal harganya
ketimbang database yang
berisi nomor ponsel.
Saran nih. Minimalkan
informasi yang
di-share di
Internet, apalagi pada
situs Web yang
kurang meyakinkan.
Saran lain,
jangan pakai password
dengan informasi dari biodata.
Komputer Lambat, Hardware Diganti
Ini tidak
salah. Ketika software
semakin canggih dan
butuh hardware
yang lebih kuat,
memang upgrade
bisa jadi jalan
yang tepat. Tapi,
komputer melambat bukan
saja karena
hardware yang
tidak kuat mendukung
lagi. Tapi, bisa
karena ada program
jahat yang
sedang berjalan.
Program jahat
itu biasanya berjalan
tanpa sepengetahuan pemilik
PC, tapi tetap
menggunakan sumber
daya komputer, seperti
memori, prosesor, dan juga
koneksi
Internet. Ingat
mitos "Cuek... Isi
Komputer Tidak Ada
yang Penting". Meskipun
komputer
Anda isinya
tidak penting, penjahat
memanfaatkan komputer Anda
dengan menginstal
program yang
jalan diam-diam tersebut.
Program itu, bikin komputer
lambat. Bukan
hanya komputer
yang jadi lambat,
koneksi Internet pun demikian.
Jadi, tidak
ada salahnya setiap
beberapa waktu sekali
scan-lah komputer
—tentu saja
|